SILAHKAN KIRIM TULISAN KE

pos-el: ruangdiskusi@yahoo.co.id

TULISAN YANG MENARIK AKAN DIMUAT DI BLOG INI.

29 Tanggapan to “Ruang Tamu”


  1. Samangaik!! Agiah taruih sampai sadar dunia ko kironyo lapang bana ko ha…!!

  2. proton Says:

    nyo sanang diruang sampik ko da

  3. teaterimambonjol2008 Says:

    komunitas seni belanak yang baik
    cita-citamu mulia
    tapi sepertinya kau tengah bermimpi

    salam

  4. kunangkunang Says:

    yah… setidaknya kita masih bisa bermimpi, daripada hanya mengeluh…
    bukankah mengeluh menunjukkan bahwa kita masih bernyawa?
    Maaf da, kalau salah kecek….!!!

  5. kunangkunang Says:

    maksud saya “bukankah bermimpi menujukkan kita masih bernyawa”…. jadi bukan mengeluh seperti yang tertulis sebelumnya….
    hehehe…

  6. rumahteduh Says:

    ruang sempit…terus berkarya…

  7. rumahteduh Says:

    saya ingin mengunjungi saudara-saudara yang mengatasnamakan komunitas ruang sempit. namun, tak ada perubahan setelah beberapa hari yang lalu. kalau tidak akan berkarya atau menghasilkan, mending tutup aja blognya dari pada menipu pengunjung blog. salam
    semoga ada tulisan baru untuk dibaca…

  8. ketua pemuda Says:

    oiii..awak ado api-api, ado yang punyo minyak?

  9. ruangsempit Says:

    Ruangsempit istirahat. capek. mang kita tidak butuh istirahat. pembaca kan juga bukan otomatis majikan…..

  10. ruangsempit Says:

    ketua pemuda….
    untuk apa sih api dan minyak?
    minyak udah mahal lho.
    janagn dibuang-buang.

    itu saran dari saya lho….

  11. mr night UK-KES Says:

    salut untuk ruang sempit, bg cipaik, riyo sy, andika destika kagen,n arif rizki. aku ikut mendukung ruang sempit lewat dunia malamku yang remang…….salam untuk ruang sempit…..semoga mendapatkan ruang besar di dunia sastra dan seni….salam kedamaian….

  12. hamba allah Says:

    ass… aka ba ruang sempit… ndak ado gambarnyo do aaaaatuuu…….

    CAHYO ruang sempit moga di terima disisi uran banyak ambo mandoakan yo….kalera

  13. zonia Says:

    ketua pemuda, wakado minyak bensin, apo nankadibaka? ruang sempit? ijan lai, beko jadi ruang angus

  14. Fadli Akbar Says:

    tertanda yang berinisial hamba allah (terlalu besar nama itu kamu pakai bung)

    bung..kok aku merasa kamu dan FPI bersimbiosis parasitime. teriakin allahu akbar untuk mukulin orang. dan kamu memberi salam untuk menghina orang. atau apakah hinaan adalah sesuatu yang sedang seksi dalam ruang-ruang seperti ini. benar-benar tidak menarik!!

  15. Fadli Akbar Says:

    untuk bung Zonia.

    anda juga sama tidak menariknya dengan bung yang berinisial hamba allah.

    apakah ide bakar membakar anda hanya sampai pada taraf ini? mari kita membakar ruang ini dengan berdialektika melalui wacana.

    disini banyak orang-orang yang lagi belajar untuk bersahabat dengan puisi. nah, mari kita berperang bersama dan melalui puisi. ataukah senjatamu cuma itu bung?

    kamu benar-benar mengecewakan. seperti teman-temanmu yang lain yang juga mengecewakan. kami mau belajar disini.

    mohon bantuannya!!!!

  16. kopralcipaik Says:

    hamba allah itu ternyata buya sang perupa

    ndak menarik buya do mah

    ha..ha..ha

    FPI buya mah

  17. Hasan Haspahani (HAH) Says:

    ternyata saya merasa lebih teduh di blog ini ketimbang di blog rumahteduh sendiri.

    salam.

  18. koprlcipaik Says:

    ada yang setuju kalau orang minang mengalir darah yahudi didalamnya?

  19. ruangsempit Says:

    saya setuju dengan bung kopralcipaik, sebab fakta bahwa yahudi juga menganut sistem matrilineal. kemudian, urang minang ko samo galianyo samo urang yahudi.

  20. janiah Says:

    membuang sia-sia energi sebaiknya dimana?

    intimidasi sebaiknya dimana?

    yang berprestasi sebenarnya siapa?

  21. Komunitas Seni Belanak Says:

    Buat Uda Imam Bonjol:
    Belanak adalah ruang studi, komunitas yang akan terus belajar, bermimpi dan mengejar mimpi. Belanak punya realisasi–bukan sekadar bermimpi. Sepertinya Uda terlalu lama mendekam dan bergelap-gelap di ruang auditorium teater. Sesekali, main-mainlah ke dunia tahun 2008 di luar sana.

    Mari bermimpi dan mengejar mimpi,

    Komunitas Seni Belanak

  22. Nilna R.Isna Says:

    Di ruang ini, orang2 menjelma jadi rupa-rupa

  23. Nilna R.Isna Says:

    apa menulis disini ada honornya???

  24. arief rizki Says:

    hai, Nilna
    kami di ruang sempit akan memuat tulisan dari teman-teman. jadi, kirim aja tulisannya ke ruangdiskusi@yahoo.co.id
    ada honornya lho, walaupun tidak sebesar koran nasional..hehhe

  25. orang yang agak tahu Says:

    buat nilna

    saya dengar tulisan di blog RSempit ini memang ada honorya. tapi bukan dengan uang.

  26. fadli akbar Says:

    rencana ada.
    bahkan honorariumnya akan sedikit lebih mengangkat derajat penulis lepas secara finansial.

    tunggu aja kabar mainnya!!!!

  27. adx Says:

    berkarya, bagi ku tidak hanya dibalas dengan uang. uang bukanlah segalanya, tapi segala-galanya membutuhkan uang, ko jadi bingung gini?heheh….gak lagi, kita di sini hanya ‘curhat’ dengan banyak berfikir dan bekerja. menuangkan imajinasi dan keinginan yang SBY tak bisa mewujudkannya. itu aja ko…toh, kalo pun b’fadli punya rencana dg begituan, alhamdulillh…ruang sempit butuh teman yang bisa berbagi dan bekerja sama, karena kita di sini ’seruang’….

  28. Nilna R.Isna Says:

    Ya. terima kasih. Saya cuma nanya (en ngetest). ha9z

  29. Fadli Akbar Says:

    sudah terlalu lama superman-superman mengasingkan diri!kembalilah ke bumi. blog ini masih membutuhkan pertolongan kalian!

Tinggalkan Balasan