Kategori Awan
-
Tulisan Terakhir
-
Komentar Terakhir
rob3y di Sok Seksi aziz di Menciptakan Ruang Sadar Sastra… DeWa ayu Moodz di Sastra dan Kajian Budaya : Seb… dul abdul rahman di Sastra yang “Bisu… adx di RuangSempit -
Blog Stats
- 5,634 hits
November 2009 S S R K J S M « Apr 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 -
Photos
More Photos Arsip
RuangSempit
Blogroll
Tag
Blog pada WordPress.com. — Theme: Connections by www.vanillamist.com

Maret 29, 2008 at 9:58 pm
Samangaik!! Agiah taruih sampai sadar dunia ko kironyo lapang bana ko ha…!!
April 4, 2008 at 6:25 pm
nyo sanang diruang sampik ko da
April 4, 2008 at 9:06 pm
komunitas seni belanak yang baik
cita-citamu mulia
tapi sepertinya kau tengah bermimpi
salam
April 9, 2008 at 9:49 am
yah… setidaknya kita masih bisa bermimpi, daripada hanya mengeluh…
bukankah mengeluh menunjukkan bahwa kita masih bernyawa?
Maaf da, kalau salah kecek….!!!
April 9, 2008 at 9:50 am
maksud saya “bukankah bermimpi menujukkan kita masih bernyawa”…. jadi bukan mengeluh seperti yang tertulis sebelumnya….
hehehe…
April 14, 2008 at 6:13 pm
ruang sempit…terus berkarya…
April 16, 2008 at 6:52 pm
saya ingin mengunjungi saudara-saudara yang mengatasnamakan komunitas ruang sempit. namun, tak ada perubahan setelah beberapa hari yang lalu. kalau tidak akan berkarya atau menghasilkan, mending tutup aja blognya dari pada menipu pengunjung blog. salam
semoga ada tulisan baru untuk dibaca…
April 30, 2008 at 9:55 am
oiii..awak ado api-api, ado yang punyo minyak?
April 30, 2008 at 5:18 pm
Ruangsempit istirahat. capek. mang kita tidak butuh istirahat. pembaca kan juga bukan otomatis majikan…..
April 30, 2008 at 5:20 pm
ketua pemuda….
untuk apa sih api dan minyak?
minyak udah mahal lho.
janagn dibuang-buang.
itu saran dari saya lho….
Mei 10, 2008 at 5:56 pm
salut untuk ruang sempit, bg cipaik, riyo sy, andika destika kagen,n arif rizki. aku ikut mendukung ruang sempit lewat dunia malamku yang remang…….salam untuk ruang sempit…..semoga mendapatkan ruang besar di dunia sastra dan seni….salam kedamaian….
Juni 8, 2008 at 7:33 am
ass… aka ba ruang sempit… ndak ado gambarnyo do aaaaatuuu…….
CAHYO ruang sempit moga di terima disisi uran banyak ambo mandoakan yo….kalera
Juni 15, 2008 at 11:08 am
ketua pemuda, wakado minyak bensin, apo nankadibaka? ruang sempit? ijan lai, beko jadi ruang angus
Juni 15, 2008 at 12:47 pm
tertanda yang berinisial hamba allah (terlalu besar nama itu kamu pakai bung)
bung..kok aku merasa kamu dan FPI bersimbiosis parasitime. teriakin allahu akbar untuk mukulin orang. dan kamu memberi salam untuk menghina orang. atau apakah hinaan adalah sesuatu yang sedang seksi dalam ruang-ruang seperti ini. benar-benar tidak menarik!!
Juni 15, 2008 at 12:52 pm
untuk bung Zonia.
anda juga sama tidak menariknya dengan bung yang berinisial hamba allah.
apakah ide bakar membakar anda hanya sampai pada taraf ini? mari kita membakar ruang ini dengan berdialektika melalui wacana.
disini banyak orang-orang yang lagi belajar untuk bersahabat dengan puisi. nah, mari kita berperang bersama dan melalui puisi. ataukah senjatamu cuma itu bung?
kamu benar-benar mengecewakan. seperti teman-temanmu yang lain yang juga mengecewakan. kami mau belajar disini.
mohon bantuannya!!!!
Juni 19, 2008 at 1:53 pm
hamba allah itu ternyata buya sang perupa
ndak menarik buya do mah
ha..ha..ha
FPI buya mah
Juni 22, 2008 at 1:47 pm
ternyata saya merasa lebih teduh di blog ini ketimbang di blog rumahteduh sendiri.
salam.
Juni 23, 2008 at 11:05 am
ada yang setuju kalau orang minang mengalir darah yahudi didalamnya?
Juni 26, 2008 at 4:50 pm
saya setuju dengan bung kopralcipaik, sebab fakta bahwa yahudi juga menganut sistem matrilineal. kemudian, urang minang ko samo galianyo samo urang yahudi.
Juni 27, 2008 at 10:37 pm
membuang sia-sia energi sebaiknya dimana?
intimidasi sebaiknya dimana?
yang berprestasi sebenarnya siapa?
September 13, 2008 at 7:04 am
Buat Uda Imam Bonjol:
Belanak adalah ruang studi, komunitas yang akan terus belajar, bermimpi dan mengejar mimpi. Belanak punya realisasi–bukan sekadar bermimpi. Sepertinya Uda terlalu lama mendekam dan bergelap-gelap di ruang auditorium teater. Sesekali, main-mainlah ke dunia tahun 2008 di luar sana.
Mari bermimpi dan mengejar mimpi,
Komunitas Seni Belanak
Oktober 7, 2008 at 6:26 am
Di ruang ini, orang2 menjelma jadi rupa-rupa
Oktober 7, 2008 at 6:34 am
apa menulis disini ada honornya???
Oktober 8, 2008 at 2:53 pm
hai, Nilna
kami di ruang sempit akan memuat tulisan dari teman-teman. jadi, kirim aja tulisannya ke ruangdiskusi@yahoo.co.id
ada honornya lho, walaupun tidak sebesar koran nasional..hehhe
Oktober 9, 2008 at 2:47 am
buat nilna
saya dengar tulisan di blog RSempit ini memang ada honorya. tapi bukan dengan uang.
Oktober 9, 2008 at 5:29 am
rencana ada.
bahkan honorariumnya akan sedikit lebih mengangkat derajat penulis lepas secara finansial.
tunggu aja kabar mainnya!!!!
Oktober 10, 2008 at 1:00 pm
berkarya, bagi ku tidak hanya dibalas dengan uang. uang bukanlah segalanya, tapi segala-galanya membutuhkan uang, ko jadi bingung gini?heheh….gak lagi, kita di sini hanya ‘curhat’ dengan banyak berfikir dan bekerja. menuangkan imajinasi dan keinginan yang SBY tak bisa mewujudkannya. itu aja ko…toh, kalo pun b’fadli punya rencana dg begituan, alhamdulillh…ruang sempit butuh teman yang bisa berbagi dan bekerja sama, karena kita di sini ’seruang’….
November 11, 2008 at 2:28 pm
Ya. terima kasih. Saya cuma nanya (en ngetest). ha9z
Januari 18, 2009 at 4:13 pm
sudah terlalu lama superman-superman mengasingkan diri!kembalilah ke bumi. blog ini masih membutuhkan pertolongan kalian!