Diskusi Sastra Sumatera Barat I dan II telah sukses dilaksanakan oleh Komunitas Seni Intro dan HMJ Sastra Indonesia Universitas Andalas. Untuk ketiga kalinya acara “Diskusi Sastra Sumatra Barat” dilaksanakan yaitu pada tanggal 3 Januari 2009 di Ruang Sidang PKM UNP. Kali ini Unit Kegiatan Kesenian Universitas Negeri Padang bekerjasama dengan Komunitas Ruangsempit menjadi tuan rumah acara dengan tema “Sastra Pop: Defenisi hingga Posisi dalam Kesusasteraan Indonesia”. Menghadirkan Fadli Akbar (kritikus sastra) sebagai pembicara dengan moderator Andika Destika Khagen (cerpenis). Dan sebagai pembukaan akan diisi dengan musikalisasi puisi oleh anggota Unit Kegiatan Kesenian.
Acara yang dilaksanakan setiap sekali dalam tiga bulan ini sekaligus merupakan bentuk kepedulian terhadap perkembangan sastra di Indonesia umumnya dan Sumatera Barat khususnya.
Posted by ruangsempit under
cerpen Leave a Comment

Andika Destika Khagen
[Dimuat Harian padang Ekspress, 7 Desember 2008]
Telah lama kutunggu Hasim di ruang tamu. Ia akan datang hari ini. Mungkin sebuah pertemuan yang tak terkendali. Aku menunggunya tak ramah, juga tak akan tersenyum. “Percayalah. Aku mesti tegas.” Pintu pagar sengaja tak dikunci dan diperbiarkan terbuka lebar. Aku ingin ia melihatku gelisah sebelum duduk di sampingku. Atau ciut sebelum nalarnya jalan dan amarahnya meletup. Aku harus benar-benar siap.
Baiklah. Hasim telah datang. Sengaja aku tak menoleh kepadanya. Barangkali ia akan menyapa, “Aku memenuhi janjimu. Mari kita berdebat.” Tapi tidak, ia hanya duduk diam seperti batu. Barangkali ia tahu apa yang ada dalam pikiranku sekarang ini. Aku melihat gerak-geriknya seksama.
“Jadi apa yang kau inginkan Hasim?” Telah lama kutunggu ia bersuara, atau sekedar bertanya, “Apa kabar hari ini?”. Namun, tak juga kata itu keluar dari mulut Hasim. Ia hanya diam. Tak menoleh juga.
(lagi…)