DeviKurniaAlamsyah

Sesak sekali disini. Di waiting room ini, semua orang berjejalan menunggu maskapai penerbangan mereka masing-masing. Ada yang berdiri dan ada yang duduk sambil menonton acara televisi. Ada yang asyik menekan tombol-tombol handphone dengan lincahnya memberi kerabat pesan elektronik singkat. Ada bapak berbaju safari yang berbicara seakan ingin semua yang hadir disana tahu bahwa ia baru saja menang tender milyaran. Beberapa orang terlihat cemas sambil sesekali melirik jam di pergelangan kirinya, di-delayed lagi pesawatnya mungkin pikirku. Sedang aku berdiri mantap di tengah ruangan seraya menatap layar monitor yang tergantung di dinding. Aku mencoba pahami huruf-huruf dan angka-angka di layar monitor itu sambil mematut tiket pesawatku. Setengah jam lagi pesawatku baru landing tampaknya.
(lagi…)