Kamis, Mei 8th, 2008


ArifRizky

selain malam, ada yang tak sempat ku lukis dari parasmu. hingga tak bisa ku urai yang berdiam di balik teduh tirus itu. waktu begitu tergesa-gesa. aku jatuh di tikung basah ketika tatapku melabuh matamu. sedang kau tengah berunggun di kepalamu sambil

(lagi…)

ArifRizky

kubaca lagi tardji;
“akhirnya hurufku habislah sudah.
kata-kataku tak sebatas allah”

(lagi…)

AriefRizky

di tanah yang lama tak disilau kemarau
berserak jenjang-jenjang tak sanggup dikaping
“jangan bergesa membakarnya” kata mamak

(lagi…)